Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Evaluasi Pemecatan Benitez dari Real Madrid

Evaluasi Pemecatan Benitez dari Real Madrid –  Hanya dalam waktu tujuh bulan, ia sudah harus mencabut kontraknya dari klub besar itu. Sosok yang ditunjuk untuk menggantikannya adalah Zidane. Satu hal yang lain jika kita mempertanyakan bagaimana peluang Zidane untuk mengantarkan Real Madrid meraih target-targetnya di sisa musim. Yang patut dicermati adalah apa saja yang menyebabkan Benitez harus mundur dari perannya sebagai pelatih Los Blancos. Yang jelas adalah Benitez pun sejumlah catatan kesalahan sehingga dirinya pun harus hengkang dari kursi pelatih.

Evaluasi Pemecatan Benitez dari Real Madrid

Evaluasi Pemecatan Benitez dari Real Madrid

Kekalahan Real Madrid

Kekalahan sebuah tim besar tentu saja bukan hal yang aneh. Namun bagi Real Madrid, mereka sebisa mungkin tak boleh kalah dari musuh abadi, Barcelona. Ironisnya, kekalahan tersebut terjadi di kandang sendiri dengan skor besar 0-4. Sebenarnya pada laga yang diselenggarakan November lalu, nasib Benitez sudah mulai dipertanyakan. Tetapi dirinya masih mendapatkan dukungan dari Florentino Perez.

Prestasi Benitez sebetulnya tak terlalu buruk mengingat ia juga mampu mengantarkan Real Madrid dengan sejumlah kemenangan besar. Misalnya pada saat Liga Champions dengan kemenangan telak 8-0 melawan Malmo. Selain itu, mereka juga panen gol dengan skor 10-2 saat melawan Rayo Vallecano di ajang liga. Tapi apalah artinya semuan kemenangan tersebut jika mereka harus menanggung malu di kandang sendiri dengan skor telak dari rival abadinya.

Masalah Pemain

Bukan hal yang aneh pula jika kehadiran pelatih baru berimbas pada keputusannya dalam pemasangan pemain. Tapi jika keputusan tersebut menyinggung perasaan sebagian besar pendukung dan ternyata benar berdampak buruk, reputasi sang pelatih pun patut dipertanyakan. Kasus ini terjadi pada Isco yang sebelumnya selalu menjadi favorit dari para pendukung Real Madrid. Pemain muda ini seolah-olah sudah dicintai oleh seluruh penghuni markas Real Madrid. Sayangnya, Benitez tidak menaruh perhatian khusus pada dirinya. Ia tidak menjadi pilihan utama bagi Benitez ketika memasang formasi di lapangan. Yang lebih parah lagi, sepanjang musim di bawah penanganan Benitez, pemain berusia 23 tahun ini cuma tiga kali bermain untuk full time. Sudah lima kali pula ia absen dalam sejumlah pertandingan terakhir Real Madrid. Hal itu sempat menimbulkan spekulasi bahwa sang pemain akan segera keluar dari Bernabeu.

Hubungannya dengan Ronaldo juga tak begitu baik sejak awal ia masuk ke Real Madrid. Benitez tak pernah mengakui Ronaldo sebagai pemain terbaik dunia saat ini dan terkesan tak peduli dengan kehadirannya. Alhasil situasi tersebut menyebabkan risiko yang lebih besar bagi tim.

Indikasi ketidakpuasan para pendukung Real Madrid sebetulnya sudah nampak sejak pemanggilan Benitez. Pelatih yang menggantikan Carlo Ancelotti ini diragukan oleh para pendukung Real Madrid. Pasalnya, prestasi Ancelotti sebetulnya tidak terlalu buruk karena tercatat sudah pernah merebut La Decima. Selain itu, gaya melatih kedua sosok itu bertolak belakang. Benitez dikenal sebagai pelatih yang kerap menerapkan gaya bertahan dan berbeda dari tipikal menyerang Real Madrid yang dikenal.

Di bawah penanganan Benitez, Real Madrid menjadi sebuah tim yang terdiri dari sekumpulan pemain belakang. Banyak hasil pertandingan yang sangat mengecewakan seperti imbang dan bahkan kalah. Kini, mereka harus mengejar ketertinggalan dari Atletico Madrid yang menempati posisi utama di klasemen. Selisih empat poin harus segera dikejar supaya mereka tak semakin ketinggalan dan kehilangan kesempatan di sisa musim.

Baca juga : Zidane dan Masa Depannya sebagai Pelatih Real Madrid

Benitez juga dianggap telah melakukan kesalahan dengan melakukan pembelian dua pemain baru. Mereka adalah Danillo dan Kovavic. Bukan berarti bahwa keduanya adalah pemain buruk, namun keputusan tersebut seolah-olah menyimpang dari tradisi Real Madrid selama ini yang berbelanja pemain bintang yang telah matang. Sedangkan dua pemain baru itu masih muda dan panjang karirnya di dunia sepakbola.

Evaluasi Pemecatan Benitez dari Real Madrid di karnakan Benitez juga melakukan kekeliruan yang berdampak pada ketidaksertaan Real Madrid dalam Copa del Rey. Kesalahan itu terjadi karena Benitez tidak teliti saat menyeleksi nama pemain yang akan diturunkan dalam kompetisi. Akibatnya, ia justru memasang Denis Chevryshev yang notabene masih terkena sanksi akumulasi kartu kuning. Kesalahan tersebutlah yang membuat Real Madrid harus berhenti mengikuti kompetisi dan akhirnya mengarah pada ketelodoran Rafael Benitez.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *