Fenomena Leicester City di Liga Primer Inggris Musim 2016

Fenomena Leicester City di Liga Primer Inggris Musim 2016

Fenomena dan kontroversi selalu membayangi Liga Primer Inggris, selain kompetitifnya persaingan antara tim big 5 dan tim kuda hitam, kontroversi keputusan wasit dan tindakan pelatih, sampai dengan aksi-aksi pemain di dalam dan luar lapangan selalu menghiasi media-media cetak dan online dunia. untuk liga primer Inggris musim 2015/2016 ini ada fenomena dan kejutan yang dibuat oleh klub Leicester City, dimana bisa dikatakan tidak ada yang memprediksi The Foxes mampu bertengger di puncak klasemen.

Screen-Shot-2015-08-22-at-14.01.12

Peristiwa yang anomali memang cukup mewarnai Liga Primer Inggris musim ini, dimana selain kejutan yang diberikan oleh Leicester City, juga ada Chelsea yang berstatus sebagai juara bertahan musim lalu yang harus terseok-seok di papan bawah, dan sedang berusaha keras mendaki ke zona papan atas klasemen.

Melejitnya Leicester City di musim ini tentu merupakan fenomena yang cukup mengejutkan, mengingat di awal musim The Foxes bahkan tidak diprediksi bakal menjadi calon juara. Jadi apa sebenarnya yang menjadi kekuatan Leicester City?

4 Hal yang Menjadi Kunci Kehebatan Leicester City

Berikut ini akan kami bagikan 4 hal yang kemungkinan besar menjadi kunci dari kehebatan dan prestasi fenomenal Leicester City musim ini, yaitu :

  1. The Tinkerman (Claudio Ranieri)

Di akhir musim lalu manajemen Leicester City mengambil langkah yang cukup berani, dengan mengganti Pearson pelatih lama dengan pelatih dengan segudang pengalaman Claudio Ranieri. The Tinkerman merupakan julukannya karena kebiasaannya mengerutkan dahi saat mendampingi klubnya yang sedang bertanding, sambil berpikir keras untuk mengatur strategi jitu untuk mengalahkan lawannya. Sebelum bersama Leicester, Reineri pernah menangani klub-klub papan atas Eropa seperti Inter Milan, Juventus, Chelsea, Valencia dan Atletico Madrid.

Pengalamannya inilah yang dibagikan pada pemain Leicester di musim ini, sehingga menghasilkan para pemain yang memiliki daya juga dan determinasi yang tinggi dan mampu membuat repot siapapun yang menjadi lawannya baik klub papan atas sekaliber MU, Chelsea, dan Arsenal, ataupun klub-klub kuda hitam lainnya di Liga Primer Inggris.

  1. Kecepatan

Kecepatan yang dimaksud disini bukan hanya kecepatan berlari, akan tetapi kecepatan berpikir dan mengambil keputusan yang tepat saat menguasai bola menjadi kunci permainan efektif yang dijalankan para pemain Leicester. The Tinkerman berhasil mengasah kemampun teknis para pemain yang direkrutnya, meskipun bukanlah pemain yang tidak terkenal, namun memiliki kecepatan di atas rata-rata. Bahkan diantara 15 pemain BPL yang memilki kecepatan lari tertinggi, empat orang diantaranya berada di Leicester City. Wow…

  1. Skill individu pemain

Untuk bersaing di BPL yang terkenal dengan konsep Kick and Rush, dibutuhkan sebuah tim yang memiliki pemain yang memiliki determinasi, skill individu, dan kecepatan yang bagus, mengingat persaingan di BPL sangatlah kompetitif. Sejumlah pemain kunci Leicester terkenal dengan kecepatan dan skill individu yang bagus seperti Jamie Vardy, Riyad Mahrez, dan David Nugent. Salah satu yang paling fenomenal adalah Vardy yang saat ini berstatus sebagai calon top scorer di BPL, dan telah membela timnas The Three  Lions sebanyak 2 kali. Selain itu ada juga Riyad Mahrez yang ternyata alumni dari akademi sepakbola terkenal di Prancis. Dengan gaya permainan ala Afrika Utara yang dipadukan dengan gaya permaianan Eropa membuat pemain timnas Aljazair ini menjadi pemain yang mampu memberikan assist, melewati lawan, sekaligus mencetak gol.

  1. Lebih Fokus

Salah satu keuntungan dari The Foxes dibandingkan dengan klub papan atas yang menjadi saingan berat untuk mempertahankan posisi pimpinan klasemen sementara BPL adalah tidak memiliki jadwal bertanding di Liga Champions. sehingga tidak membuat konsentrasi dan stamina pemain terpecah. Bila klub-klub papan atas harus berjuang melawan cidera yang mendera pemain-pemain terbaik mereka, ditambah dengan jadwal pertandingan yang sangat ketat, maka Leicester City memiliki jadwal yang lebih santai, sehingga memiliki waktu yang lebih banyak untuk mempersiapkan pasukan yang lebih prima.

Meskipun perjuangan The Tinkerman masih cukup panjang dan berat untuk meraih tropy BPL musim ini, namun setidaknya kejutan yang diberikan mampu membuat penggemar BPL di seluruh dunia telah menyaksikan fenomena The Foxes yang mampu menjadi pimpinan klasemen di liga paling kompetitif di dunia.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *