Pilih Liga atau Turnamen?

Pilih Liga atau Turnamen?

Pilih Liga atau Turnamen? – Penggemar sepakbola nasional sudah setahun ini kehilangan liga regular sepakbola yang menjadi ujung tombak lahirnya pemain-pemain muda berkualitas. tapi bukan berarti kita tidak bisa melihat pertandingan sepakbola, karena beberapa turnamen digelar untuk tetap membuat geliat industri sepakbola tetap hidup. Harus diakui berhentinya liga sepakbola regular membuat banyak orang yang berkaitan langsung dengan industri ini harus kehilangan penghasilan.

1

Perbedaan Antara Liga dan Turnamen Sepakbola

Meskipun turnamen juga bersifat kompetisi, namun terdapat perbedaan yang cukup prinsipil antara liga dan turnamen. Menurut Tommy Welly yang saat menjadi Direktur Kompetisi PSSI, sebuah liga sepakbola yang regular diselenggarakan setiap tahun oleh sebuah negara memberikan pengaruh yang sangat besar pada tim nasional, karena dari liga inilah kita akan menemukan dan membentuk skill pemain-pemain muda yang kelak akan menjadi skuad tim nasional.

Sedangkan turnamen meskipun bersifat regular akan tetapi periode waktu penyelenggaraannya sangat singkat, dan apapun hasil pertandingannya tidak diakui secara resmi oleh FIFA. Jadi bisa dikatakan secara teknis dan prestasi tidak menguji apapun, jadi bung Towel merasa bila turnamen tidak bisa disebut sebagai sebuah kompetisi.

Satu hal yang menjadi pertimbangan mengapa sebuah turnamen tidak dapat disebut kompetisi adalah karena turnamen tidak memiliki muara yang jelas, bisa dikatakan setelah selesai pertandingan final, maka tidak ada lagi kompetisi selanjutnya yang levelnya lebih tinggi. Sendangkan kompetisi atau liga muaranya adalah pembentukan tim nasional.

Liga regular akan memudahkan PSSI dalam melakukan seleksi pemain yang akan direkrut menjadi punggawa timnas. Dimana ukuran penampilan mereka dilihat dari skill individu, determintasi, dan konsistensinya selama berkompetisi di liga. Selain itu menurut Towel peta kekuatan sepakbola sebuah negara bisa dilihat dari keberlangsungan liga regular di negara tersebut dan timnasnya.

Jadi bisa dikatakan bahwa pembinaan sepakbola yang paling hakiki dalam sebuah negara adalah kompetisi yang berkelanjutan dan memiliki muara yang jelas untuk pembentukan timnas. Dan kompetisi strata tertinggi dalam sepakbola suatu negara adalah “liga”.

Untuk kompetisi liga professional akan terdapat 40 pertandingan home dan away yang akan berlangsung selama satu musim dalam kurun waktu 8-10 bulan. Dari liga regular inilah kita dapat melihat konsistensi, determinasi, skill individu dan karakter seorang pemain yang layak untuk bergabung di timnas. Untuk dapat bersaing dengan timnas negara-negara lain maka kita juga harus berada di level yang sama.

Menyimak Liga Regular Sepakbola di Thailand

Terlalu jauh bila ingin membandingkan kesuksesan liga-liga di Eropa dengan kondisi tanah air kita, maka cukup yang paling dekat saja, yaitu Negeri Gajah Putih. Harus diakui bahwa Thailand merupakan timnas sepakbola terbaik di Asia Tenggara saat ini, permainan yang konsisten dan dukungan yang kuat dari negara plus pengelolaan pemain muda yang baik, membuat mereka mampu melahirkan tim nasional yang disegani di kawasan Asia Tenggara.

Berikut ini  3 kunci sukses sepakbola di Thailand, yaitu :

  1. Manajemen yang bagus

Sebuah tim harus dikelola oleh manajemen yang handal, berdedikasi, dan yang terpenting bebas korupsi. Tim-tim hebat di TPL (Thai Premier League) sangat baik mengelola ase-aset mereka, mulai dari peningkatan mutu akademi sekolah sepakbola mereka sampai branding klub yang stylish dan mentereng, sehingga meningkatkan nilai tawar mereka. Dan yang pasti cukup banyak pemain-pemain tenar eks liga-liga ternama Eropa bersedia bermain di TPL.

  1. Liga yang konsisten

Liga regular di Thailand sangat konsisten, bahkan terdapat tiga liga dengan strata yang berbeda, atau bisa dikatakan hampir mirip dengan liga-liga di Eropa. Ada tiga kompetisi regular yang digelar setiap tahun yaitu TPL, Thai FA Cup, dan League Cup.

  1. Kondisi finansial dan Pencitraan klub yang Mentereng

Krisis keuangan yang menimpa hampir sebagian besar negara-negara di Asia, tidak pernah muncul dipermukaan, karena tim-tim papan atas Thailand seperti Buriram United menampilkan citra yang sangat bagus, modern, dan mentereng. Mulai dari Jersey pemain yang stylish sampai kondisi stadion yang perfeksionis. Dimana hal ini mampu menarik perhatian sponsor-sponsor besar untuk menanamkan modal mereka di TPL. Stadion yang rapi dan suksesnya setiap pertandingan membuat klub tidak perlu berusaha keras untuk bisa mencari keuntungan, karena suksesnya promosi perusahaan raksasa yang menjadi sponsor dapat menutupi semua pengeluaran klub.

Bila Anda memiliki kesempatan berkunjung ke Thailand, cobalah untuk menonton pertandingan klub papan atas TPL seperti Buriram United, sudah terasa sangat modern, berbeda dan membuat Anda merasakan pengalaman baru.

Sebagai pecinta sepakbola nasional kita memang sudah seharusnya mendukung lahirnya kompetisi liga regular karena memiliki efek yang sangat positif bagi perkembangan sepakbola di tanah air, dan tim nasional khususnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *